KMD Golongan Siaga Digelar di Pamotan Tanpa Dihadiri Ketua Kwarcab Rembang

Oplus_0

REMBANG [Suarajavaindo.com] – Kursus Mahir Tingkat Dasar (KMD) Pramuka golongan Siaga yang diselenggarakan oleh Kwartir Cabang (Kwarcab) Rembang di Kwartir Ranting (Kwarran) Pamotan, Rabu (9/7/2025), tetap berlangsung khidmat meski tanpa kehadiran Ketua Kwarcab maupun unsur pimpinan lainnya.

Menurut informasi yang diterima dari salah satu anggota Pusdiklatcab, absennya Ketua Kwarcab disebabkan karena sedang menghadiri kegiatan lain di Semarang. Sementara itu, unsur Wakil Ketua dan Andalan Cabang bidang Binawasa juga tidak dapat hadir karena kesibukan masing-masing. Dari unsur Pusdiklatcab hanya diwakili oleh Waka Pusdik, Qusyairi, S.Pd., karena Kepala Pusdik sedang bertugas di Kabupaten Boyolali.

Kegiatan KMD yang dilaksanakan di ruang Pusat Kegiatan Gugus Depan (PKG) ini diikuti oleh 45 pembina gugus depan dari Kwarran Pamotan, yang terdiri dari 11 pembina putra dan 34 pembina putri dari berbagai satuan pendidikan. Acara dibuka langsung oleh Ketua Kwarran Pamotan, Sudadi, yang menyampaikan bahwa program ini sudah lama dirancang, namun baru dapat terlaksana tahun ini.

“Karena pendidikan Pramuka saat ini tidak lagi diwajibkan di sekolah, maka di wilayah Pamotan yang aktif latihan rata-rata berasal dari jenjang SMP/MTs dan SMA/SMK/MA. Untuk SD dan MI masih sangat terbatas,” jelas Sudadi. Ia berharap melalui KMD ini, para pembina bisa menjadi ujung tombak pembinaan Pramuka di gugus depannya masing-masing.

Pimpinan Kursus (Pinsus) Moch. Zaenal Arifin, S.Pd. menjelaskan bahwa KMD merupakan pelatihan dasar bagi pembina Pramuka yang bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta karakter dalam menjalankan pembinaan kepramukaan. “KMD juga melatih kepemimpinan dan kepedulian terhadap lingkungan, sehingga para peserta siap menghadapi tantangan baik di dalam maupun di luar kegiatan Pramuka,” ujarnya.

Salah satu peserta, Galih Annisa Hakiki, S.Pd., pembina dari SDN 2 Gambiran, menyambut antusias kegiatan ini. “Saya sangat senang karena ini pengalaman pertama saya mengikuti kursus Pramuka. Apa yang saya dapatkan dari KMD ini akan saya kembangkan di gugus depan kami yang memang belum begitu aktif,” ungkapnya penuh semangat.

Kegiatan KMD ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan pembinaan Pramuka di tingkat satuan pendidikan dasar dan menengah di wilayah Pamotan, sekaligus memperkuat semangat pendidikan karakter melalui kepramukaan. (Sigit)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *