Pasang Benner Larangan Buang Sampah Langkah Pre-emtif Bentuk Tanggungjawab Rimbawan KPH Semarang

SEMARANG, SUARAJAVAINDO.COM – Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Semarang, wilayah Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Penggaron, Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Susukan bersama Babinkamtibmas Susukan, Desa Ngemplak, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang terjun langsung ke lapangan di titik-titik krusial sepanjang pinggir jalan di petak 1013 A dan 1015 B untuk melakukan pemasangan plang informasi agar warga masyarakat ikut menjaga hutan dengan cara tidak membuang sampah sembarangan.

Pada kesempatan itu 

Samujiono K.RPH (Kepala Resort Pemangkuan Hutan) Susukan mewakili Asper/BKPH Penggaron menyampaikan bahwa ,” kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian dari rimbawan Perhutani dalam ikut serta menjaga hutan dan lingkungan. 

 “Masyarakat perlu di ingatkan dan disadarkan bahwa membuang sampah sembarangan akan berdampak buruk bagi lingkungan dan menghilangkan estetika,” Ujarnya.

Dikatakan oleh Samujiono , Sampah yang dibuang sembarangan yang mengandung B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) bisa mencemari air dan tanah yang tentunya akan sangat membahayakan bagi manusia dan binatang, oleh sebab itu langkah-langkah pre-emtif seperti pemasangan plang informasi (Benner) dan upaya preventif melalui kegiatan sosialisasi perlu terus dikomunikasikan dengan masyarakat ,” Ungkapnya.

Mantri KRKPH Susukan , Samujiono menegaskan bahwa,” pihak Perum Perhutani telah memasang tanda larangan agar tidak membuang sampah di kawasan hutan,” Tuturnya 

 “Kami menghimbau kepada warga agar tidak membuang sampah di kawasan hutan. Selain Kurang sedap dipandang mata, kalau musim penghujan menjadi sumber penyakit,dan bau aroma kurang sedap, jika musim kemarau bisa menjadi salah satu pemicu terjadinya kebakaran apalagi kawasan itu adalah akses jalan,” terangnya.

Sementara itu Aiptu Aji Budi selaku Babinkamtibmas Kelurahan Susukan merasa terpanggil untuk ikut bersama Perum Perhutani KPH memasang Benner di beberapa ruas jalan kawasan hutan.

Dikatakan Aiptu Aji Budi,” kegiatan ini juga untuk mengkampanyekan gerakan peduli kebersihan dan kesehatan dengan tema tidak membuang sampah di hutan secara sembarangan,” Ungkapnya.

Menurut Aiptu Aji Budi , Dengan tidak membuang sampah di kawasan hutan sehingga hutan yang bersih, rimbun dan indah tentunya akan membawa manfaat bagi masyarakat sekitarnya,” Tandanya.

 “Kegiatan – kegiatan yang menggugah masyarakat untuk menjaga hutan dengan cara tidak merusak hutan dan membuang sampah secara sembarangan perlu terus digelorakan dengan melibatkan berbagai pihak dan Masyarakat memang perlu disadarkan secara terus menerus,” Tegasnya.

Menurutnya kegiatan-kegiatan negatif atau yang merusak jika dibiarkan dan tidak segera ditangani akan menjadi kebiasaan yang akan sulit untuk diperbaiki ucapnya.  

Aiptu Aji Budi berharap semua pihak memahami arti pentingnya hidup sehat minimal dengan tidak membuang sampah di sembarang tempat, karena jika seenaknya sendiri membuang sampah di tempat manapun pada gilirannya yang terkena dampak buruk adalah manusianya sendiri,” Pungkasnya.

 (BANU ABILOWO).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *