Pilkades Kalongan 2026, Heri Supriyono Dorong Digitalisasi dan Transparansi Anggaran Desa

Oplus_131072

UNGARAN[Suarajavaindo] — Heri Supriyono menyatakan kesiapan maju dalam kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Kalongan 2026 dengan membawa sejumlah gagasan perubahan. Ia mendorong digitalisasi pelayanan publik, transparansi anggaran desa, serta pembenahan birokrasi untuk mewujudkan pemerintahan desa yang bersih, responsif, dan berpihak kepada masyarakat.

Heri mengatakan, keputusannya untuk maju dalam Pilkades Kalongan dilandasi keinginan mengabdikan diri kepada masyarakat sekaligus mengoptimalkan potensi desa yang dinilainya belum tergarap secara maksimal.

“Motivasi utama saya adalah keinginan kuat untuk mengabdikan diri secara langsung kepada masyarakat Desa Kalongan. Kami ingin desa ini tidak hanya berjalan di tempat, melainkan melompat lebih maju, mandiri, dan sejahtera melalui pengelolaan potensi lokal yang transparan dan berkeadilan,” ujar Heri kepada awak media, Rabu (21/10/2026).

Menurutnya, kemajuan desa membutuhkan kepemimpinan yang proaktif, tata kelola pemerintahan yang baik, serta program pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan nyata masyarakat.

Karena itu, Heri mengaku telah menyiapkan sejumlah program prioritas yang ditargetkan mulai direalisasikan dalam 100 hari pertama apabila mendapat kepercayaan warga untuk memimpin Desa Kalongan.

Program tersebut mencakup pembenahan tata kerja birokrasi internal pemerintah desa, peningkatan kualitas pelayanan administrasi, serta perbaikan infrastruktur dasar yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat.

Ia menegaskan, pemerintah desa harus mampu merespons keluhan warga secara cepat dan memberikan pelayanan yang mudah diakses tanpa prosedur berbelit-belit.

“Saya ingin memastikan bahwa warga dapat langsung merasakan kehadiran pemerintah desa yang sigap merespons keluhan dan kebutuhan masyarakat sejak hari-hari awal kepemimpinan. Tata kelola pemerintahan harus bersih dan ramah warga sebagai bentuk komitmen terhadap reformasi birokrasi,” katanya.

Dorong Digitalisasi dan Keterbukaan Anggaran

Salah satu gagasan yang menjadi perhatian Heri adalah pemanfaatan teknologi digital dalam penyelenggaraan pemerintahan desa. Menurutnya, digitalisasi dapat menjadi instrumen untuk meningkatkan efektivitas pelayanan sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap informasi publik.

Ia juga mendorong transparansi pengelolaan anggaran desa agar masyarakat dapat mengetahui arah penggunaan anggaran dan program pembangunan yang dijalankan pemerintah desa.

Bagi Heri, keterbukaan informasi merupakan bagian penting dari upaya membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa. Pengelolaan anggaran, menurutnya, harus dilakukan secara akuntabel dan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Terobosan utama yang akan kami terapkan adalah tata kelola pemerintahan yang benar-benar bersih dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN), menjunjung tinggi transparansi, serta mengedepankan pelayanan yang ramah warga. Kantor desa harus menjadi rumah kedua yang nyaman bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan administrasi tanpa berbelit-belit,” tegasnya.

Ia berharap penerapan sistem pelayanan yang lebih modern dan terbuka dapat mendorong terciptanya pemerintahan desa yang profesional, efisien, serta semakin dekat dengan masyarakat.

Infrastruktur dan Potensi Ekonomi Jadi Perhatian

Selain digitalisasi dan transparansi anggaran, Heri menilai pembangunan infrastruktur dasar serta pengembangan potensi ekonomi lokal perlu menjadi perhatian dalam upaya meningkatkan kesejahteraan warga.

Menurutnya, potensi desa harus dikelola secara optimal agar mampu mendorong kemandirian ekonomi dan membuka peluang bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Ia berpandangan, pembangunan desa tidak cukup hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga harus disertai peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan ekonomi masyarakat, dan pengelolaan pemerintahan yang bertanggung jawab.

Karena itu, apabila dipercaya memimpin Desa Kalongan, Heri ingin mendorong sinergi antara pemerintah desa dan masyarakat dalam menentukan prioritas pembangunan serta mengawasi pelaksanaannya.

Ajak Warga Jaga Kerukunan dalam Pilkades

Menjelang kontestasi Pilkades Kalongan 2026, Heri mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kerukunan dan mengedepankan semangat gotong royong. Ia berharap perbedaan pilihan politik tidak mengganggu hubungan sosial yang telah terjalin di tengah masyarakat.

Menurutnya, demokrasi di tingkat desa harus menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan sekaligus menentukan arah pembangunan yang lebih baik.

“Harapan saya sederhana. Jika nantinya dipercaya memimpin, saya ingin masyarakat Desa Kalongan hidup lebih harmonis, sejahtera secara ekonomi, dan memiliki rasa memiliki yang tinggi terhadap desanya. Bersama-sama kita wujudkan Desa Kalongan yang kuat, transparan, dan bermartabat,” tuturnya.

Heri menegaskan kesiapannya mengikuti proses Pilkades Kalongan 2026. Ia berharap gagasan mengenai digitalisasi pelayanan, transparansi anggaran, pembenahan birokrasi, dan pembangunan infrastruktur dapat menjadi bagian dari upaya bersama untuk mendorong kemajuan Desa Kalongan.

Adapun penetapan calon kepala desa tetap mengikuti tahapan dan ketentuan resmi yang berlaku dalam penyelenggaraan Pilkades.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *