Dinsos Grobogan Jaring 4 PGOT di Purwodadi, 1 ODGJ Dirujuk ke RSUD

Oplus_131072

GROBOGAN[Suarajavaindo] –  Dinas Sosial Grobogan kembali menggelar razia Penyandang Gelandangan, Pengemis, dan Orang Terlantar atau PGOT di wilayah Purwodadi, Rabu (20/5/2026). Hasilnya, empat orang berhasil dijaring untuk selanjutnya dibina dan ditangani sesuai kondisi masing-masing.

Razia dimulai dari Shelter PGOT Dinsos Grobogan di Jalan M.H. Thamrin No. 56, Kelurahan Danyang. Petugas lalu bergerak ke beberapa titik dalam kota Purwodadi.

Kegiatan ini melibatkan Dinsos Grobogan bersama Sat Binmas Polres Grobogan, Satpol PP, Dinas Kesehatan, dan RSUD Soedjati Purwodadi.

Kabid Rehabilitasi Sosial Dinsos Grobogan Heru Widodo Nur Arifin mengatakan, razia ini bagian dari program rehabilitasi sosial untuk penyandang masalah kesejahteraan sosial yang berada di luar panti.

“Ini bentuk nyata Gerakan Grobogan Hebat dengan pendekatan kemanusiaan. Tujuannya juga untuk mengurangi jumlah PGOT di Grobogan,” jelas Heru.

Dari empat orang yang terjaring, rinciannya adalah satu orang dengan gangguan jiwa, satu lansia terlantar, satu pengamen, dan satu badut jalanan.

ODGJ langsung dirujuk ke RSUD Soedjati Purwodadi untuk mendapat perawatan kejiwaan. Lansia terlantar akan dibantu dipulangkan ke daerah asalnya dengan pendampingan Dinsos.

Sementara pengamen dan badut jalanan diberi pembinaan dan edukasi agar tidak lagi beraktivitas di jalan. Mereka juga diarahkan ikut program sosial dari pemerintah daerah.

Selain menertibkan, petugas juga memberikan pendampingan sosial. Harapannya, para PGOT bisa kembali hidup lebih layak dan mandiri.      (Darmanto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *