259 Prajurit Yonif TP 452/Satria Ageng Selo Mendarat di Grobogan

GROBOGAN[Suarajavaindo] – Langkah awal TNI AD memperkuat pertahanan dan pembangunan di Jawa Tengah dimulai dari Grobogan. Ratusan prajurit Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan Yonif TP mulai menempati Marshaling Area di wilayah ini, Kamis 25/6/2026. Ini menjadi barak transit sebelum resmi terbentuknya Yonif TP 452/Satria Ageng Selo yang bermarkas di Desa Kalimaro, Kecamatan Kedungjati.

Kedatangan gelombang pertama disambut langsung Dandim 0717/Grobogan Letkol Inf Wefri Sandiyanto bersama jajaran Perwira Staf. Kehadiran prajurit menjadi tanda nyata pembentukan batalyon teritorial baru di Grobogan.

Dandim Wefri merinci, 259 prajurit sudah tiba pada tahap awal pengisian satuan. “Sudah datang sebanyak 259 prajurit, dan ke depan masih akan ada lagi personel Yonif TP dan Brigif TP yang datang untuk memenuhi kuota satuan,” jelasnya.

Dari jumlah tersebut, 185 prajurit ditugaskan di Yonif TP 452/Satria Ageng Selo. Sementara waktu mereka ditampung di eks Rumah Sakit Enggal Waras, Kecamatan Godong. Sementara 74 prajurit lainnya merupakan personel Brigif TP 54/Getas Pendowo yang menempati barak transit di GOR Desa Krangganharjo, Kecamatan Toroh.

Dalam pengarahannya, Letkol Wefri menekankan tiga hal penting kepada prajurit baru: adaptasi cepat, komunikasi harmonis, dan disiplin tinggi. “Segera beradaptasi dengan lingkungan sekitar, berinteraksi dengan warga melalui komsos, dan yang terpenting jangan buat pelanggaran,” tegasnya.

Dandim berpesan agar prajurit bersikap humanis, memahami karakter wilayah Grobogan, serta menjadi prajurit yang dicintai rakyat. Kehadiran Yonif TP dan Brigif TP tidak hanya sebagai pasukan tempur pertahanan, tapi juga diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat sekitar.

(Darm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *