GROBOGAN[Suarajavaindo] – Seorang pedagang kerupuk di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, meninggal dunia secara mendadak di Jalan Kampung Dusun Ngambilan, Desa Rejosari, Kecamatan Grobogan, Jumat (29/5).
Korban diduga mengalami serangan jantung saat hendak melanjutkan aktivitas berdagang.
Peristiwa itu terjadi ketika korban berinisial Ng (61), warga Dusun Gembel, Desa Rejosari, baru saja menitipkan dagangan kerupuk di sebuah warung milik warga setempat.
Kapolsek Grobogan AKP Sunarto mengatakan, sebelum kejadian korban sempat berbincang dengan warga sekitar setelah memarkir sepeda motornya di depan warung.
“Korban sempat mengobrol dengan warga. Namun saat berjalan menuju sepeda motornya, tiba-tiba jatuh dan tidak sadarkan diri,” ujar AKP Sunarto.
Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung berupaya memberikan pertolongan. Namun korban sudah tidak memberikan respons. Kejadian itu kemudian dilaporkan kepada Kepala Desa Rejosari dan diteruskan ke Polsek Grobogan.
Petugas kepolisian bersama tim medis dari Puskesmas Grobogan segera mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Berdasarkan hasil pemeriksaan luar, petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Polisi menduga korban meninggal dunia akibat serangan jantung.
“Hasil pemeriksaan fisik tidak ditemukan tanda penganiayaan. Dugaan sementara korban meninggal karena serangan jantung,” jelasnya.
Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi dengan membuat surat pernyataan resmi.
Kapolsek juga mengapresiasi kesigapan warga yang cepat melaporkan kejadian kepada aparat sehingga penanganan dapat dilakukan dengan segera dan situasi tetap aman serta kondusif.
