Jaelani Asal Desa Jomo Adakan Pengajian Dan Santunan Anak Yatim Piatu

GROBOGAN – SUARAJAVAINDO.COM-Warga Desa Jumo menyambut hangat langkah Jaelani, putra asli desa setempat yang secara resmi menyatakan kesiapannya mengemban amanah melanjutkan estafet kepemimpinan Kepala Desa Jumo. Dalam acara perkenalan dan silaturahmi yang digelar hari ( Minggu ,5 Juli 2026 ).

Jailani juga menyelenggarakan pengajian umum sekaligus penyaluran santunan bagi anak yatim piatu di wilayahnya.

Acara yang berlangsung di Rumahnya Dusun paesah Desa Jumo Kec Kedungjati Kab.Grobogan.

Acara tersebut dihadiri ratusan warga, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para orang tua dan anak penerima manfaat. Dalam sambutannya, Jaelani menyampaikan bahwa ,langkah awal ini adalah wujud kepeduliannya terhadap sesama, sebelum memikul tanggung jawab lebih besar memimpin desa.

“Sebagai putra asli Desa Jumo, saya tumbuh besar di sini, tahu persis harapan dan kesulitan yang dirasakan warga. Jika nanti dipercaya memimpin, saya berjanji akan mengutamakan kepentingan bersama, mulai dari perhatian kepada yang paling membutuhkan seperti anak yatim piatu, hingga kemajuan desa secara menyeluruh,” ujar Jaelani di hadapan warga.

Pengajian dan Penyaluran Santunan

Rangkaian acara diawali dengan pengajian umum yang mengangkat tema kepedulian sosial dan kebersamaan antarwarga. Setelah itu, secara simbolis diserahkan santunan kepada puluhan anak yatim piatu yang tinggal di Desa Jumo dan sekitarnya. Setiap anak menerima bantuan berupa uang tunai, perlengkapan sekolah, serta paket kebutuhan sehari-hari.

Para warga yang hadir menyambut baik inisiatif ini. “Kami sangat senang melihat putra desa sendiri yang peduli sejak dini. Semoga jika nanti dipercaya memimpin, Desa Jumo semakin maju dan tidak ada warga yang terlantar,” ujar salah satu tokoh masyarakat.

Jaelani menambahkan, kegiatan serupa akan terus dilaksanakan secara rutin, baik sebagai warga biasa maupun nantinya jika sudah dipercaya menjabat sebagai Kepala Desa. Ia juga berkomitmen untuk menyusun program unggulan berupa peningkatan fasilitas pendidikan, pengembangan ekonomi warga, dan perlindungan sosial bagi anak-anak serta lansia.

(Mg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *