GROBOGAN[Suarajavaindo] – Dinas Lingkungan Hidup DLH Kabupaten Grobogan ikut mendukung penuh penerapan Manajemen Talenta ASN. Komitmen itu ditunjukkan lewat keikutsertaan dalam sosialisasi pengisian data jabatan manajerial via Zoom Meeting, Kamis (11/6/2026).
Kegiatan ini lanjutan dari hasil pra-ekspose Manajemen Talenta ASN Kabupaten Grobogan bersama Badan Kepegawaian Negara BKN. Tujuannya satu: menyempurnakan data dan memperkuat sistem manajemen talenta di Pemkab Grobogan.
DLH Grobogan mengirim 5 orang. Mereka gabungan pengelola kepegawaian dan ASN yang dapat undangan. Semua ikut bersama di Aula Reksa Persada kantor DLH Grobogan.
Acara dibuka Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Sumber Daya Manusia BKPSDM Grobogan, Padma Saputra, http://S.Sos., M.M. Dalam sambutannya, ia menekankan satu hal: manajemen talenta wajib jadi bagian reformasi birokrasi. Tujuannya mewujudkan sistem merit. Kunci utamanya: data ASN harus akurat dan lengkap. Data itulah dasar pemetaan, pengembangan, sampai penempatan pegawai sesuai kompetensi dan potensi.
Pemateri utama, Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Aparatur BKPSDM Grobogan, Galih Imawan, http://S.STP., M.M., menjelaskan teknisnya. Peserta diberi panduan cara mengisi data manajemen talenta untuk jabatan manajerial. Mulai mekanisme, jenis data, sampai alur input ke sistem.
Di sesi itu juga diperkenalkan Sistem Informasi Manajemen Talenta SIMATA Grobogan. Ini platform digital milik Pemkab Grobogan. Fungsi: jadi satu pintu kelola data talenta ASN. Mulai identifikasi, pemetaan kompetensi, rekam jejak kinerja, deteksi potensi, sampai rencana pengembangan karier. Semua berbasis data, supaya prosesnya objektif dan transparan.
Harapannya, lewat SIMATA penempatan ASN di posisi strategis benar-benar berdasar kompetensi, kinerja, dan potensi. Sistem ini juga disiapkan untuk mencetak kader pimpinan birokrasi yang profesional, adaptif, dan siap hadapi tantangan pembangunan daerah ke depan.
Lewat kegiatan ini, DLH Grobogan menegaskan sikap: mendukung tata kelola kepegawaian modern, profesional, berbasis kompetensi. Langkah kecil ini bagian dari upaya besar mewujudkan birokrasi Pemkab Grobogan yang efektif dan berdaya saing.
Darmanto
