Komunitas Terapis Johar Kanjengan Gelar Aksi Sosial, Layani Warga dengan Tarif Sukarela

Oplus_131072

SEMARANG[Suarajavaindo] – Puluhan penyehat tradisional yang tergabung dalam Paguyuban Therapy Community Johar Kanjengan Semarang menggelar aksi sosial berupa layanan penyehatan tradisional bagi masyarakat dengan tarif sukarela.

Kegiatan yang berlangsung di lantai 3 Pasar Johar Kanjengan, Selasa (2/6/2026), mendapat sambutan hangat dari warga yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi dan mendapatkan layanan kesehatan alternatif.

Aksi sosial ini melibatkan sejumlah komunitas dan organisasi penyehat tradisional, di antaranya Ikatan Paritrana Indonesia (IPI), Battra Supranatural Nusantara, PERTI, Bahasa Alam, Sodo Langit, serta Perisai Jati Diri.

Kehadiran para terapis dari berbagai latar belakang keilmuan tersebut menjadi bentuk kolaborasi dalam memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Ketua Harian Battra Supranatural Nusantara, Joon Genthong, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan yang dinilai mampu mendekatkan layanan penyehatan tradisional kepada masyarakat luas.

Menurutnya, tingginya antusiasme warga menunjukkan bahwa terapi tradisional masih memiliki tempat dan kepercayaan di tengah masyarakat.
“Pasien yang hadir sangat antusias.

Mereka mengetahui kegiatan ini melalui media sosial, grup WhatsApp, maupun informasi dari para terapis yang mengajak masyarakat untuk hadir.

Ini menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap layanan penyehatan tradisional masih cukup tinggi,” ujarnya.

Joon berharap kegiatan serupa dapat diagendakan secara rutin agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat.

Selain memberikan layanan penyehatan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana memperkenalkan berbagai metode terapi tradisional yang berkembang di Indonesia.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Therapy Community Johar Kanjengan Semarang, Bambang Sudiro, mengatakan kegiatan bakti sosial tersebut merupakan bagian dari komitmen para terapis untuk memberikan kontribusi positif kepada masyarakat.

“Kami ingin menghadirkan layanan yang mudah dijangkau sekaligus menjadi wadah pengabdian sosial bagi para terapis.

Melalui kegiatan ini, masyarakat dapat memperoleh layanan penyehatan tradisional dengan biaya sukarela, sehingga manfaatnya bisa dirasakan oleh semua kalangan,” katanya.

Menurut Bambang, Paguyuban Therapy Community Johar Kanjengan juga berupaya menjaga eksistensi dan pengembangan terapi tradisional melalui berbagai kegiatan edukatif dan sosial.

Dengan semakin banyaknya masyarakat yang mengenal terapi tradisional, diharapkan warisan pengetahuan kesehatan berbasis kearifan lokal dapat terus lestari dan berkembang.

Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga sore hari itu diikuti puluhan warga dari berbagai wilayah di Kota Semarang dan sekitarnya.

Selain mendapatkan layanan penyehatan tradisional, peserta juga memperoleh edukasi mengenai pola hidup sehat sebagai upaya menjaga kebugaran dan kualitas hidup secara berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *